Artikel Kategori

Studi Banding Akreditasi SNARS ED-1 RS. Dr. Sitanala Tangerang

Posted in Berita on Jul 12, 2018

Kegiatan Studi Banding Akreditasi SNARS ED-1 RS. Dr. Sitanala Tangerang di RS.Paru Dr.M.Goenawan Partowidigdo Cisarua Bogor. Adapun kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 10 Juli 2018 di Gedung Administrasi RSPG. 

Direktur Medik dan Keperawatan RSPG (dr. Ida Bagus Sila Wiweka Sp.P) serta Direktur Keuangan dan Administrasi Umum RSPG (Evi Nursafinah, SE,MPH )beserta Tim Akreditasi RSPG menyambut kedatangan Direktur Utama RS.Dr. Sitanala Tangerang (dr.Ali Muchtar,Sp.PK,MARS) beserta ketua dan tim akreditasi RS.Dr. Sitanala Tangerang. 
Pada kegiatan ini Direktur Medik dan Keperawatan RSPG (dr. Ida Bagus Sila Wiweka Sp.P) menyampaikan paparan profil RSPG dilanjutkan pemaparan terkait Akreditasi SNARS ED-1 oleh ketua Tim Akrediatasi RSPG (dr. Alvin Kosasih,Sp.P) dilanjutkan dengan diskusi & telusur dokumen. Acara ditutup oleh Direktur Keuangan dan Administrasi Umum RSPG (Evi Nursafinah, SE,MPH ) serta pertukaran cindramata. 

 

Oleh : Intan Mutia

Dokumentasi : Deni Nur

Serah Terima Jabatan Eselon III dan IV di RSPG

Posted in Berita on Jun 26, 2018

Serah Terima Jabatan Eselon III dan IV di lingkungan RS.Paru Dr.M.Goenawan Partowidigdo Cisarua - Bogor tanggal 26 Juni 2018 di Gedung Wijaya Kusuma RSPG, disaksikan oleh Direktur Utama RSPG (dr.Wuwuh Utami Ningtyas,M.Kes).


Berikut serah terima jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru :

1. Jabatan Kepala Bagian Administrasi Umum dari Ibu Dra. Wellya Hartati,Apt.MARS kepada Bpk.Rudiana Sukmara,SKM,M.KKK
2. Jabatan Kepala Seksi Pelayanan Medik dari dr.Neni Sawitri,Sp.P kepada dr.Dini Wulandari
3. Jabatan Kepala Instalasi Farmasi dari Muhamad Bpk.Arif Eka Wijayanto,Apt kepada Ibu Dra. Wellya Hartati,Apt.MARS
4. Jabatan Kepala Instalasi Rawat Jalan dari dr.Liza Siregar,M.Kes kepada drg.Sri Boedi Dhiandani
5. Jabatan Kepala Instalasi Rekam Medik dari Bpk. Ari Andriyana,S.Amd.Per.Kes kepada dr.Bambang Adi Santoso
6. Kepala Instalasi Gizi dari drg.Sri Sundari kepada Ibu Helty Damayanti
7. Case Manager dari dr.Dini Wulandari kepada dr.Neni Sawitri,Sp.P


Selamat kepada pejabat baru dan terima kasih kepada pejabat lama, semoga dapat melaksanakan tugas dengan amanah dan dapat terus memajukan RSPG.

 

Oleh : Intan Mutia

Dokumentasi : Deni Nur

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Posted in Berita on Jun 14, 2018

Taqabbalallahu minna wa minkum.
Semoga Allah menjadikan kita insan yang instiqomah dalam menjalankan ibadah selepas bulan Ramadhan. Amin Ya' Robbal Alaminn.

Pre Assesment WBK & WBBM

Posted in Berita on Jun 08, 2018

Pada tanggal 4 - 7 Juni 2018, RS.Paru Dr.M.Goenawan Partowidigdo Cisarua - Bogor, mengadakan Pre Assesment oleh tim  ITJEN Kementerian Kesehatan RI. Dalam acara pre assesment ini terdiri dari paparan profil RSPG , layanan unggulan serta inovasi layanan publik yang dipaparkan oleh Direktur Utama RSPG (dr.Wuwuh Utami Nibgtyas,M.Kes) serta desk pokja WBK & WBBM oleh tim ITJEN beserta tinjauan lapangan untuk mengetahui pemahaman serta sosialisasi WBK & WBBM apakah sudah dimengerti oleh pegawai RSPG dan diimplementasikan sehingga mendapatkan hasil yang baik oleh pasien atau pelanggan RSPG da dapat terus meningkatkan kepuasan pelanggan. Acara ditutup oleh paparan hasil Pre Assesment oleh tim  ITJEN Kementerian Kesehatan RI serta persembahan angklung oleh pegawai RSPG.

RSPG terus meningkatkan upaya untuk pelayanan publik, semoga RSPG dapat meraih predikat WBK & WBBM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang sebelumnya telah mendapat predikat WBK oleh Kementerian Kesehatan RI.

 

Oleh : Intan Mutia

Dokumentasi : Deni Nur

SOSIALISASI WBS

Posted in Berita on May 21, 2018

APA ITU WHISTLEBLOWING SYSTEM ?

Sarana penyampaian informasi dan pelaporan terhadap DUGAAN perbuatan MELAWAN HUKUM, PERBUATAN TIDAK ETIS/TIDAK SEMESTINYA YANG DAPAT MERUGIKAN ORGANISASI

Tindakan merugikan organisasi:

  • Penyimpangan dari Peraturan dan Perundangan yang berlaku
  • Penyalahgunaan Jabatan untuk kepentingan lain diluar Organisasi
  • Pemerasan
  • Perbuatan Curang
  • Korupsi
  • Benturan Kepentingan
  • Gratifikasi

TUJUAN

  • Tumbuh persepsi kuat dari pegawai/ masyarakat bahwa  apabila melakukan penyimpangan /kecurangan  akan semakin besar peluangnya terdeteksi dan dilaporkan,
  • Adanya kepastian Pemberian sanksi atas perbuatan yang terbukti menyimpang,
  • Tercegahnya perbuatan yang menyimpang dari peraturan,
  • Terwujudnya Institusi yang berkinerja tinggi, taat hukum, bersih dan beretika.

Proses Pengelolaan Pelaporan

  • Diterima oleh  Sekretariat WBS RSPG, dinilai apakah sesuai kriteria Sistem Pelaporan Pelanggaran
  • Laporan dianalisa Ketua Tim dan Verifikator, Investigasi Awal Pengaduan, dilaporkan ke Direksi
  • Direksi menetapkan rekomendasi investigasi lanjutan
  • Tim Investigasi melakukan investigasi lanjutan dan melaporkan hasilnya kepada Direksi
  • Direksi menetapkan rekomendasi tindakan selanjutnya. Bila tidak terbukti, laporan pengaduan akan ditutup dan bila terbukti, maka dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku atau diteruskan kepada pihak penyidik untuk proses lebih lanjut.

 

Oleh : Pokja Penguatan Pengawasan

SOSIALISASI SPIP

Posted in Berita on May 21, 2018

SPIP adalah proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai  untuk memberikan keyakinan     memadai    atas   tercapainya   tujuan organisasi melalui :

  1. Kegiatan yang efektif dan efisien
  2. Keandalan pelaporan keuangan
  3. Pengamanan aset negara, dan
  4. Ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

 Aktivitas pengendalian adalah tindakan yang diperlukan untuk mengatasi risiko serta penetapan dan pelaksanaan kebijakan & prosedur untuk memastikan bahwa tindakan mengatasi risiko telah dilaksanakan secara efektif.

 

Oleh : Pokja Penguatan Pengawasan

 

 

SOSIALISASI WBK dan WBBM

Posted in Berita on May 21, 2018

Zona Integritas (ZI) adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik;

Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (Menuju WBK) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar:

  1. Manajemen perubahan,
  2. Penataan tatalaksana,
  3. Penataan sistem manajemen SDM,
  4. Penguatan pengawasan, dan
  5. Penguatan akuntabilitas kinerja

Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (Menuju WBBM) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar indikator Menuju WBK + indikator penguatan kualitas pelayanan publik;

Tahap Pencanangan Pembangunan Zona Integritas

  • Adanya Deklarasi/ pernyataan dari pimpinan suatu instansi pemerintah bahwa instansinya telah siap membangun Zona Integritas
  • Pimpinan dan seluruh atau sebagian besar pegawainya telah menandatangani Dokumen Pakta Integritas.
  • Disaksikan KPK, Ombudsman RI, Unsur Masyarakat lainnya

SYARAT PENGAJUAN SATKER BERPREDIKAT WBK

  1. Pada level instansi pemerintah:
  1. Opini WTP dari BPK atas opini LK.
  2. Nilai AKIP minimal “CC”.
  1. Pada level unit kerja:
  1. Setingkat Es I sd Es III.
  2. Memiliki peran dan penyelenggaraan fungsi pelayanan strategis.
  3. Dianggap telah melaksanakan program-program reformasi birokrasi secara baik.
  4. Mengelola sumber daya yang cukup besar.

SYARAT PENGAJUAN SATKER BERPREDIKAT WBBM

  1. Pada level instansi pemerintah:
  1. Opini WTP dari BPK atas LK selama minimal 2 tahun berturut-turut.
  2. Nilai AKIP minimal “CC”.
  1. Pada level unit kerja:

            Sebelumnya telah mendapat predikat WBK.

LINGKUP KEGIATAN

  • Pemilihan satker yang akan diusulkan oleh Unit Utama
  • Sosialisasi
  • Pre Assessment
  • Pendampingan
  • Self Assessment oleh TPI Kemenkes
  • Penyampaian hasil self assessment kepada Menteri Kesehatan
  • Pengusulan satker untuk mendapatkan predikat menuju WBK dan WBBM dari Kemenkes ke Menpan & RB
  • Reviu oleh Tim Penilai Nasional (Menpan, KPK, Ombudsman RI)
  • Pemberian Penghargaan WBK:
  1. Menkes: sakter yang memenuhi indikator WBK/WBBM
  2. Menpan & RB: Satker yaang berpredikat WBK/WBBM

 

Oleh : Pokja Penguatan Pengawasan 

       

Kediklatan

Posted in statik on May 09, 2018

Kediklatan RSPG merupakan sarana untuk peningkatan produktivitas kerja organisasi sebagai keseluruhan antara lain karena tidak terjadinya pemborosan, karena kecermatan melaksanakan tugas, tumbuh suburnya kerjasama antara berbagai satuan kerja yang melaksanakan kegiatan yang berbeda dan bukan spesialistik, meningkatkan tekad mencapai sasaran yang telah ditetapkankan serta lancarnya koordinasi sehingga organisasai bergerak sebagai satu kesatuan yang utuh serta meningkatkan kemampuan para pekerja menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi; Terjadinya internalisasi dan operasionalisasi faktor-faktor motivasi; Timbulnya dorongan dalam diri para pekerja untuk terus meningkatkan kemampuan kerjanya.

Berikut Informasi Tarif Kediklatan di RSPG :

NO Jenis Layanan Tarif
1 Pendidikan  
  Latihan kerja/Magang / orang  
  Pelajar (SMK) 6.000
  Mahasiswa D1 - D3 15.000
  Mahasiswa S1 non Kedokteran 25.000
  Staf magang 50.000
  Materi terkait magang 200.000
  Penandatanganan MOU Pendidikan 500.000
  Praktek Calon Dokter ( Coas )  
  Jasa Rumah Sakit 32.000
  Tim Modul 1.000.000
  Manajemen Tim Fee Rumah Sakit 1.000.000
  Ujian ulangan (her) 200.000
2 Penelitian   
  Penelitian non Komersial  
  Jenjang pendidikan D1 - D3 per orang 250.000
  Jenjang pendidikan S1 per orang 300.000
  Jenjang pendidikan S2 per orang 500.000
  Jenjang pendidikan S3 per orang 750.000
  Penelitian Komersial per orang 1.500.000
  Penelitian Komersial (Karyawan) per orang 1.000.000
3 Studi Banding  
  SMK 15.000
  Mahasiswa 75.000
  Umum per orang 300.000
  Umum per paket 10 orang 2.500.000
  Umum per paket 20 orang 5.000.000
4 Observasi  
  Observasi antara  1 s/d 3 hari/orang 100.000
  Observasi antara  4 s/d 6 hari/orang 150.000
5 Ruang pertemuan untuk kegiatan ilmiah  
  Ruang Pertemuan untuk kegiatan ilmiah < 4 jam 400.000
  Ruang Pertemuan untuk kegiatan ilmiah > 4 jam 800.000
6 Honorarium Narasumber per jam  
  Pakar 1.700.000
  eselon 1 1.400.000
  eselon 2 1.000.000
  eselon 3 ke bawah/ yang disetarakan 900.000

Jadwal Dokter

Posted in statik on Apr 02, 2018

.