Artikel Kategori

Workshop (WS) Peningkatan Kinerja Berbasis Customer Journey (CJ) di RSPG

Posted in Berita on Aug 05, 2022

Bogor (4/8), RS Paru Dr.M.Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua Bogor mengadakan Workshop (WS) Peningkatan Kinerja Berbasis Customer Journey (CJ) untuk Perbaikan di 6 (enam) Area Pendongkrak Kinerja RSPG Cisarua Bogor, pada hari Rabu – Kamis tanggal 3 s.d. 4 Agustus 2022 bertempat di Gedung Wijaya Kusuma RSPG Cisarua Bogor, diikuti oleh 6 (enam) tim sebanyak 53 orang pegawai. Acara dibuka oleh Direktur Utama RSPG Cisarua Bogor, dr. Ida Bagus Sila Wiweka, Sp.P(K), MARS. Bertindak sebagai narasumber adalah Nawolo Tris Sampurno sebagai Senior Expert/Hospital Advisor untuk Direksi RSPG Cisarua Bogor.

Adapun maksud dan tujuan dengan diadakannya WS ini adalah merupakan salah satu upaya untuk mengetahui pentingnya latar belakang, pengetahuan, pemahaman, metodologi dan dapat menyusun rencana aksi perbaikan untuk kebaikan pelayanan maupun peningkatan rumah sakit berbasis Customer Journey.

Dalam pembukaannya Dirut RSPG Cisarua Bogor menyampaikan arahannya bahwa para peserta yang hadir dan mengikuti Workshop adalah merupakan para pegawai/tim yang dipiliih untuk bisa membawa RSPG kearah perbaikan di 6 area pendongkrak kinerja. Dirut mengharapkan agar tim dapat menyampaikan ide/gagasan yang akan membawa perubahan pelayanan dengan tujuan untuk kepuasan pelanggan internal maupun eksternal, sehingga tujuan yang berfokus kepada keamanan, kenyamanan dan kepuasan pelanggan dapat nyata terwujud serta pencapaian benefit RS akan otomatis dapat teralisasi sesuai dengan yang diharapkan.

Narasumber mengupas tuntas 6 (enam) Area Pendongkrak Kinerja RSPG Cisarua Bogor, yaitu Area Maketing, Area Publik, Rawat Jalan, Rawat Inap, Kamar Operasi dan Area Klaim Asuransi/BPJS sebagai pendongkrak kinerja.

 

Oleh : Iwan Ridwanullah

RSPG Meraih Predikat Pertama Pembelian Alat Kesehatan Dalam Negeri (AKD)

Posted in Berita on Jul 28, 2022

RS Paru Dr.M.Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua Bogor Menerima apresiasi/penghargaan dari Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Direktorat Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan Kemenkes RI. RSPG Cisarua Bogor meraih peringkat Pertama sebagai Rumah Sakit dengan Pembelian Alat Kesehatan Dalam Negeri (AKD) Terbesar (Prosentase terbanyak) periode 1 Januari - 20 Juli 2022. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI (Dr. Dra. Lucia Rizka Andalucia, Apt, M.Pharm, MARS) didampingi Direktur Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan (Ir. Sodikin Sadek, M.Kes) pada kegiatan Pembahasan Kebijakan dan Teknis di Bidang pra Pemasaran Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT), bertempat di Hotel Novotel Bogor Golf Resort and Convention Centre pada hari Senin – Rabu tanggal 25 – 27 Juli 2022. Dimana RSPG Cisarua Bogor berada pada urutan pertama (perwakilan RS vertikal), RSU Kandau Manado sebagai urutan kedua (perwakilan RS vertikal) dan diurutan ketiga RSUD Morowali (perwakilan RSUD).

 

Oleh : Iwan Ridwanullah

Jam Kunjungan Pasien

Posted in statik on Apr 27, 2022

.

Pengumuman Reqruitment April 2022

Posted in Pengumuman on Apr 18, 2022

.

Pengumuman Lelang April 2022

Posted in Pengumuman on Apr 13, 2022

.

Pemeriksaan Covid-19

Posted in statik on Feb 28, 2022

.

SOSIALISASI WBK & WBBM di RSPG

Posted in Berita on Feb 01, 2022

Zona Integritas (ZI) adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik;

Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (Menuju WBK) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar:

  1. Manajemen perubahan,
  2. Penataan tatalaksana,
  3. Penataan sistem manajemen SDM,
  4. Penguatan pengawasan, dan
  5. Penguatan akuntabilitas kinerja

Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (Menuju WBBM) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar indikator Menuju WBK + indikator penguatan kualitas pelayanan publik;

Tahap Pencanangan Pembangunan Zona Integritas

  • Adanya Deklarasi/ pernyataan dari pimpinan suatu instansi pemerintah bahwa instansinya telah siap membangun Zona Integritas
  • Pimpinan dan seluruh atau sebagian besar pegawainya telah menandatangani Dokumen Pakta Integritas.
  • Disaksikan KPK, Ombudsman RI, Unsur Masyarakat lainnya

SYARAT PENGAJUAN SATKER BERPREDIKAT WBK

  1. Pada level instansi pemerintah:
  1. Opini WTP dari BPK atas opini LK.
  2. Nilai AKIP minimal “CC”.
  1. Pada level unit kerja:
  1. Setingkat Es I sd Es III.
  2. Memiliki peran dan penyelenggaraan fungsi pelayanan strategis.
  3. Dianggap telah melaksanakan program-program reformasi birokrasi secara baik.
  4. Mengelola sumber daya yang cukup besar.

SYARAT PENGAJUAN SATKER BERPREDIKAT WBBM

  1. Pada level instansi pemerintah:
  1. Opini WTP dari BPK atas LK selama minimal 2 tahun berturut-turut.
  2. Nilai AKIP minimal “CC”.
  1. Pada level unit kerja:

            Sebelumnya telah mendapat predikat WBK.

LINGKUP KEGIATAN

  • Pemilihan satker yang akan diusulkan oleh Unit Utama
  • Sosialisasi
  • Pre Assessment
  • Pendampingan
  • Self Assessment oleh TPI Kemenkes
  • Penyampaian hasil self assessment kepada Menteri Kesehatan
  • Pengusulan satker untuk mendapatkan predikat menuju WBK dan WBBM dari Kemenkes ke Menpan & RB
  • Reviu oleh Tim Penilai Nasional (Menpan, KPK, Ombudsman RI)
  • Pemberian Penghargaan WBK:
  1. Menkes: sakter yang memenuhi indikator WBK/WBBM
  2. Menpan & RB: Satker yaang berpredikat WBK/WBBM

 

Oleh : Pokja Penguatan Pengawasan